Beranda Pemeriksaan

Panel Pemeriksaan

Pemeriksaan Vitamin D Pada Women On Child Bearing Potential dan Wanita Hamil

Pemeriksaan Vitamin D Pada Women On Child Bearing Potential dan Wanita Hamil

Kadar 25(OH)-vitamin D pada wanita lebih rendah dibanding pada pria.  Prevalensi defisiensi vitamin D yang cukup tinggi pada women on child bearing potential  (WOCBP) dan selama hamil mengakibatkan efek samping pada ibu, janin, bayi yang lahir, dan anak-anak.  Defisiensi vitamin D pada bayi baru lahir dan anak kecil selain dapat meningkatkan insidensi rickets, juga meningkatkan risiko diabetes tipe-1dan penyakit lain terkait gangguan homeostatis kalsium. Sekarang ini vitamin D tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan tulang saja akan tetapi juga dapat mempengaruhi sistem tubuh yang lain seperti kesehatan kardiovaskular, perkembangan saraf, imunomodulasi dan regulasi pertumbuhan sel.  (1,2)Vitamin D dan Kehamilan
Tes HbA1c untuk cek rata-rata kadar gula darah

Tes HbA1c untuk cek rata-rata kadar gula darah

Diabetes melitus (DM) tidak seharusnya menjadi mimpi buruk yang selalu menghantui penyandang diabetes, atau menjadi penghambat dalam menikmati hidup bersama keluarga tercinta. Salah satu syaratnya adalah pengendalian gula darah yang baik, dan dapat dipantau dengan pemeriksaan HbA1c setiap 3 bulan sekali.Diabetes melitus (DM) atau kencing manis adalah kondisi di mana konsentrasi gula (glukosa) darah berada di atas normal dalam jangka waktu lama (kronis). Penyandang DM harus menjaga agar konsentrasi glukosa darahnya terkendali dengan baik untuk mencegah timbulnya komplikasi di kemudian hari. Selain dengan pengaturan pola makan, olahraga dan pengobatan, hal lain yang perlu dilakukan adalah :·        Pemeriksaan konsentrasi glukosa darah puasa dan 2 jam setelah makan·        Pemeriksaan konsentrasi HbA1c setiap 3 bulan sekali untuk menilai pengendalian DMHbA1c & Apa ManfaatnyaHbA1c adalah zat yang terbentuk dari reaksi kimia antara glukosa dan hemoglobin (bagian dari sel darah merah). HbA1c yang terbentuk dalam tubuh akan disimpan dalam sel darah merah dan akan terurai secara bertahap bersama dengan berakhirnya masa hidup sel darah merah (rata-rata umur sel darah merah adalah 120 hari).HbA1c menggambarkan konsentrasi glukosa darah rata-rata selama periode 1-3 bulan. Jumlah HbA1c yang terbentuk sesuai dengan konsentrasi glukosa darah. Pemeriksaan HbA1c digunakan untuk kontrol glukosa jangka panjang pada penyandang diabetes. Pemeriksaan HbA1c dianjurkan untuk dilakukan setiap 3 bulan sekali atau 4 kali dalam setahun.
Panel Pemeriksaan Di PRODIA