Saturday, 04 September 2010 09:23
Kadar 25(OH)-vitamin D pada wanita lebih rendah dibanding pada pria. Prevalensi defisiensi vitamin D yang cukup tinggi pada women on child bearing potential (WOCBP) dan selama hamil mengakibatkan efek samping pada ibu, janin, bayi yang lahir, dan anak-anak. Defisiensi vitamin D pada bayi baru lahir dan anak kecil selain dapat meningkatkan insidensi rickets, juga meningkatkan risiko diabetes tipe-1dan penyakit lain terkait gangguan homeostatis kalsium. Sekarang ini vitamin D tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan tulang saja akan tetapi juga dapat mempengaruhi sistem tubuh yang lain seperti kesehatan kardiovaskular, perkembangan saraf, imunomodulasi dan regulasi pertumbuhan sel. (1,2)Vitamin D dan Kehamilan