Tahun 2015 diperkirakan ada 36 juta penduduk dunia yang meninggal akibat penyakit ginjal. Selain ancaman kematian, penderita penyakit ginjal kronik (dalam jangka waktu lama) juga akan berhadapan dengan konsekuensi hemodialisa seumur hidup. Padahal, jika ditemukan lebih awal, penanganan dapat dilakukan lebih cepat untuk mencegah kerusakan ginjal lebih lanjut.
Ada 2 kondisi/penyakit yang paling sering menyebabkan kerusakan ginjal, yaitu diabetes sekitar 27% dan hipertensi sekitar 44% dari total kasus kerusakan ginjal. Rusaknya ginjal menyebabkan menumpuknya zat-zat yang seharusnya dibuang dan dapat membahayakan jantung seperti fosfor, kalsium dan homosistein. Selain itu ginjal tidak mampu lagi mengatur keseimbangan tekanan darah sehingga jantung bekerja lebih berat yang membahayakan kesehatan jantung. Oleh sebab itu, ginjal yang rusak akan membahayakan jantung, sebaliknya dengan melindungi ginjal, telah menyelamatkan jantung.
Suatu kenyataan bahwa penyakit gagal ginjal kronis merupakan masalah besar yang terus meningkat setiap tahunnya di Indonesia. Seiring dengan peningkatan prevalensi, maka pemeriksaan laboratorium untuk diagnosis dini penyakit gagal ginjal kronis mulai semakin banyak dimanfaatkan. Teknologi laboratorium harus dapat mengikuti perkembangan kebutuhan para klinisi untuk dapat memberikan diagnosis yang tepat dan akurat serta membantu proses monitoring terapi yang diberikan. Cystatin C, protein endogen yang sensitif terhadap perubahan LFG pada “creatinine blind range” (40–70 ml/min/1.73 m2) mampu mendeteksi dini sehingga pengobatan dapat segera dilakukan. Pemeriksaan albumin urin kuantitatif untuk mengukur kadar albumin dalam sampel urin sewaktu atau pun urin yang dikumpulkan dalam waktu tertentu sebagai penanda kerusakan ginjal. Pemanfaatan pemeriksaan-pemeriksaan tersebut melengkapi dan semakin mempertajam nilai diagnostik pemeriksaan lain.
Laboratorium Klinik Prodia, sebagai Center of Excellence, menjadikan informasi ilmiah sebagai keunggulan kompetitif yang akan selalu diberikan kepada para pelanggan, khususnya pelanggan dokter. Seminar rutin bagi pelanggan dokter dengan topik-topik terbaru merupakan komitmen kami untuk memajukan ilmu pengetahuan khususnya di bidang kesehatan.
Pada kesempatan ini, Seminar Ilmiah dilaksanakan di RSUD KANUDJOSO DJATIWIBOWO Balikpapan, pada Tanggal 7 April 2011.