Beranda Artikel Kesehatan Peran Ghrelin dan Obestatin terhadap Patogenesis Sindrom Metabolik pada pasien Obesitas

Peran Ghrelin dan Obestatin terhadap Patogenesis Sindrom Metabolik pada pasien Obesitas

Obesitas atau kegemukan sangat dikenal masyarakat karena dirasa cukup mengganggu penampilan. Pusat-pusat kebugaran dunia, menawarkan banyak paket pelangsingan yang bervariasi. Hal ini menandakan bahwa obesitas sudah menjadi masalah yang umum. Prevalensi obesitas semakin tahun semakin meningkat dan menjadi masalah di seluruh dunia. Meningkatnya kualitas kesehatan dan gizi saat ini, cenderung membuat orang terlalu banyak makan sehingga timbul obesitas (1).Sebenarnya obesitas bukan hanya mengganggu penampilan, akan tetapi merupakan sumber dari munculnya penyakit-penyakit yang ditakuti oleh masyarakat, seperti stroke, penyakit jantung koroner (PJK), diabetes melitus tipe 2 (T2DM), dan hipertensi. Obesitas saat ini diyakini sebagai pencetus kelainan-kelainan metabolik yang tergabung dalam sindrom metabolik (1).Kejadian obesitas sendiri dapat disebabkan karena adanya ketidakseimbangan energi untuk waktu yang lama, di mana asupan energi lebih besar dibandingkan energi yang dikeluarkan. Organ yang mengatur sistem ini adalah otak yang bekerja sama dengan organ lain khususnya saluran cerna yang diperankan oleh beberapa hormon pencernaan. Saluran cerna dan otak menjadi rekan komunikasi untuk regulasi nafsu makan (1, 2, 3, 4).

Ghrelin dan obestatin merupakan 2 hormon pencernaan yang memberikan signal  ke hipotalamus untuk mengatur nafsu makan. Ghrelin mempunyai peran dalam meningkatkan nafsu makan, sedangkan obestatin berperan untuk menekan nafsu makan. Akan tetapi pada beberapa penelitian ditemukan peran lain dari ghrelin dan obestatin, khususnya pada kelainan-kelainan yang sering timbul pada pasien obesitas atau pada sindrom metabolik. Penemuan-penemuan ini akan mendasari penelitian di masa mendatang yang akhirnya akan bermanfaat dalam mencegah obesitas maupun kelainan-kelainan yang ada di dalamnya (5, 6, 7).

Daftar Pustaka

1. Kopelman PG. Obesity as a Medical Problem, Nature 2000; 404 : 635 – 643.
2. Lowel B, Spiegelman BM. Toward a Molecular Understanding of Adaptive Thermogenesis. Nature Insight Obesity 2000 ; 404 : 652 – 660.
3. Tschop M, Nogueiras R. Separation of Conjoined Hormones Yields Appetide Rivals. Science 2005; 310 : 985 – 986.
4. Wood SC, Seeley RJ. Understanding the physiology of obesity : review of recent developments in obesity research. Int J Obese Relat Metab Disord 2002; 26 : Suppl 4 : S8 – S10.
5. Popovic V. Ghrelin. Curr Opin Endocrinol Diab 2006; 13 : 70 – 75.
6. Zhang JV, Ren P, Kretchmer OA, Wei Luo, Rouch R, Klein C, Hsueh AJW. Obestatin, a Peptide Encoded by the Ghrelin Gene, Opposes Ghrelin’s Effects on Food Intake. Science 2005; 310 : 996 – 999.
7. Adrian T. Importance of Gut Hormones in Gastrointestinal, Metabolic and Malignant Disease. Curr Opin Endocrin Diab 2005; 12 : 80 – 88.